Terkadang kita merasa sedih,
saat kita merasakan putus cinta..

Terkadang hati ini perih,
saat kita tau dia tinggalkan kita

Terkadang kita berpikir,
Tak ada lagi seseorang yang dapat menggantikan sosoknya..

Terkadang kita sering merasa takut, Bahwa tak akan bisa kita dapat pengganti seperti dia. Padahal Allah sudah rahasiakan semua itu..

Tapi, ada satu hal yang kita tidak pernah tau, yaitu cintanya Allah terhadap hambaNya..

Terkadang kita sibuk memikirkan cintanya manusia, dan lupa akan cintaNya. Padahal yang memberi rasa cinta kepada manusia, hanyalah sang pemberi cinta. Yaitu Allah SWT.

Janganlah pernah terpuruk akan cinta yang tak kunjung datang.
Janganlah engaku bersedih dengan kepergian seseorang dari hidupmu.
Janganlah engkau buang waktumu hanya untuk merenungi kepergiannya..

Bngkitlah dari keterpurukan cintanya..
Renungkanlah bahwa janji Allah itu pasti..

Jodoh itu rahasia Allah,
Janganlah khawatir. Karena tulang rusukmu gak bakal tertukar...

Seberapa lama kalian menjalani hubungan, Jika tak berjodoh, juga tidak bakal bisa bersatu dalam ikatan suci.

Dan tak kau sangka, Tanpa berjumpa, Langsung dihadapan mata, Bisa jadi itu jodohmu..

Terkadang, dia yang dikejar menjauh. Dan yang tanpa disengaja mendekat.

Sekarang bukan seberapa lama kalian menjalani hubungan, Tapi seberapa yakin kita kepadaNya..
Jika ada yang bertanya hal apa yang membuatku selalu bahagia.
Akan kujawab dengan sederhana..
Aku selalu bahagia, jika kau bahagia..
Dan aku selalu bahagia, dengan segala caramu membuatku jatuh cinta..

Ternyata bahagia tidak harus lahir dari hal-hal yang bernilai mewah..
Bersamamu, hal-hal sederhana pun sanggup menciptakan bahagia..

Jtuh cinta denganmu, menyempurnakan segalaku..
Kau melengkapi hari-hari..
Tanpa kuminta, kau ada dalam suka duka yang kumiliki..

Aku selalu berusaha membahagiakanmu dengan segala cara..
Jika nanti kau temukan aku salah, jangan marahi aku, perbaiki saja aku, lalu ingatlah alasan aku melakukan ini semua..
Sebab untukmu, aku ingin menjadi juara..
Dari siapapun, dan apapun..

Kau harus bahagia dengan bahagia..
Dan ingat, aku mencintaimu di segalanya..
Cinta...

semua orang pasti pernah merasakan jatuh cinta...
entah itu cinta kepada siapapun itu termasuk cinta yang hakiki kepada Sang Pencipta dan pemberi rasa cinta..

Cinta...

cinta yang hadir dengan tiba-tiba
cinta yang bisa hadir pada diri siapa saja, tak pandang remaja, dewasa bahkan anak muda..
cinta itu datang tidak pernah salah, tapi kita yang sering salah membawa cinta itu sendiri..
cinta itu wajar..
cinta itu biasa..
cinta itu hakiki..
karna Allah telah menciptakan hati kita untuk merasakan indahnya cinta..

tapi, kita tak akan pernah merasakan indahnya cinta jika kita menempatkan rasa cinta pada tempat yang salah..
aku sendiri pun tak tau definisi cinta yang sebenernya ?

Cinta itu,
~cinta yang tertarik dengan kecantikan, ketampanan, kesholihan, atau kekayaan?Atau
~seketika membuat hati dan pikiran kita terus memikirkan seseorang dengan penghargaan yang kita buat sendiri?Atau
~membuat diri seolah memiliki kesamaan dengan si doi ? Atau
~mencari cari celah untuk mendapatkan perhatiannya?
~Atau bahkan cinta yang hingga mengorbankan diri sendiri ?

Lantas,"jika wajah yang membuatmu jatuh cinta, bagaimana caramu mencintai Allah yang tak berupa?"
cukuplah wahai hati,
cukuplah engkau mencintainya dalam DIAM,
Diam, diam untuk tdk mengumbar, diam untuk tidak lagi memikirkan, diam untuk mencari cari kabar, dan cukuplah engkau diam-diam mendoakan. Dan biarlah dengan kesendirian ini kita manfaatkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. "Wanita yang baik hanya untuk laki-laki baik, begitupula sebaliknya"

Dan, semakin dewasanya kita, cinta itu tidak untuk diumbar, tapi benar-benar dibuktikan dengan menghalalkan :)
aku tidak mencari yang sempurna..
aku mencari seseorang juga mencari aku untuk teman hidupnya..
aku tidak mencari yang terhebat..
aku mencari seseorang dimana ketika menemukanku, ia tak lagi mencari yg lainnya..

tidak ada manusia yang tercipta dengan sempurna..
kelebihan kekurangan memang telah menjadi satu dalam perangainya..
hakikatnya, mencintai dan dicintai itu ialah permintaan Allah untuk dua hati saling mengisi, untuk saling memahami, dan saling melengkapi.
sebab kesempurnaan, tak ada satupun manusia yang memiliki..

kebahagiaan pun tidak harus selalu diukur dgn kemewahan.
atau dengan segala yang bernilai mahal..
bahagia itu cukup sederhana..
kau menerima cinta, lengkap dengan segala lebih dan kurangnya..
jangan sekalipun meminta kesempurnaan..
sebab manusia tidak akan mampu memberikan..

berusahalah menjadi seseorang yang baik..
jika kau ingin mendapat seseorang yang terbaik..

jodoh itu Allah yg mengaturkan..
tugasku hanyalah menunggu, memperbaiki diri agar bersamamu aku dipantaskan.
dan Allah tak lagi harus meragukan..
Bagiku, kau lebih dari sekedar baik.
Kau itu mencukupkan,
Banyak yg lebih sempurna darimu, tetapi sesempurna apapun, jika itu bukan kau aku tetap memilih tidak.

Bagian yg paling kusuka dari mencintaimu ialah ketika aku juga mengerti, disitu Allah ikut merestui.

Sayang, kau tak sekedar hidup di dalam pikiran dan di dalam hati.
Kau hidup di dalam denyut nadi.
Melukaimu, aku seperti bunuh diri..

Tidak sedikitpun aku menyesal perihal denganmu aku jatuh hati.
Untuk apa aku mencari-cari alasan untuk pergi.
Karena sejak diizinkan Allah mencintaimu, aku berhenti.

Aku hanya memiliki satu hati, dan untukmulah ini kuberi..

Cukup mencintai satu dan itu kau :)

Selamat pagi sayang..
Terima kasih sudah menjadi laki-laki yg paling hebat setelah ayah untukku :)

To: Muhamad Aji Septiawan
jangan pernah bertanya mengapa denganmu aku sanggup jatuh cinta.
karena sampai kapan pun kau tak akan pernah mendengarkan jawabannya.
yang aku tau begini: aku pernah memintamu kepada Allah, dan jika saat ini denganmu aku jatuh hati, kurasa ini jawaban dariNya.

Kita saling menemukan, karena kita saling mencari. Kita saling mencintai, karena Allah merestui.
Jangan lagi mencari jawabannya, karen cinta juga bukan perihal sebual alasan.
Lebih baik kita sama-sama berjuang, agar restu selalu diberikan Allah.

Aku ingin memenangkanmu..
Hari ini, esok hari, dan berulang-ulang hari..
Tak lagi aku ingin mencari.
Karena sejak bersamamu, pencarianku berhenti..

Semoga seorang aku sanggup membuatmu tak lagi ingin mencari..
Semoga seorang aku sanggup membuat bahagiamu lebih bahagia.,,
dan semoga seorang aku juga sanggup melengkapi seluruhmu..

Jangan pernah lupa, jika mencintaimu akan kulakukan dengan selalu :)

To: Muhamad Aji Septiawan
pernikahan itu seperti kematian, ia tidak dapat diprediksi namun wajib hukumnya untuk dipersiapkan. pernikahan itu seperti kematian. tak perlu banyak dibicarakan namun ia akan datang.

seringkali kita fikir pernikahan adalah peristiwa hati. padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban. ini bukan hanya mengenai 2 insan yg saling mencinta yg melakukan akad, melainkan ini adalah peristiwa peradaban yang mengubah demografi manusia.

pernikahan adalah sayap kehidupan, rumah adalah benteng jiwa. jika dirumah kita mendapatkan energi yg memadai, diluar rumah kita akan produktif. Sakinah bukan hanya berarti tenang. melainkan dari kata 'sakan' yg berarti diam/stabil/tetap. maka ia tenang karena stabil, bukan lalai.

sakinah adalah ketenangan yg lahir dari kemantapan hati. Al-Qu'an menjelaskan *kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya *adalah air (mani) sumber stabilitas dan produktivitas.

hakikat pernikahan adalah 'learning by doing'. Islam anjurkan menikah muda agar rasa penasaran itu segera terjawab. Agar setelah rasa penasaran itu terjawab perhatian seseorang akan tercurah dari kebutuhan biologis ke intelektualitas dan spriritualitas.

tak perlu takut akan beban hidup yg mendera, yg dapat dilakukan hanyalah mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun terlahir setelah melewati gelombang2 samudera. Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yg benar tentang cinta. Dorongan unk terus memberi pada yg kita cintai.

Hubungan yg terbina bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spritualdan rasional. Karena keluarga adalah basis terkecil unk membangun peradaban..

Semoga peradaban yg akan kita ciptakan adalah perdaban yg semakin mendekatkan diri kita ke jannahNya :)


Asslamulaikum Wr. Wb.

Halo calon ibu mertuaku..

perkenalkan aku adh wanita biasa dgn kepribadian yg teramat biasa dan dari kalangan keluarga yg biasa saja.

aku bukanlah Khadijah ra, seorang wanita luar biasa dlm sejarah Islam dan teramat mulia..

aku bukanlah Aisyah ra, seorang yg utama dlm ketakwaannya..

bukan pula Fatimah Az Zahra yg sangat utama dlm ketabahannya..

tidak pula Zulaikha yg teramat sangat cantiknya.

Apalagi Al Khansa yg sangat pandai mendidik mujahid-mujahid kecilnya..

tapi, seperti yg aku katakan, aku hanya wanita biasa, dhn ketakwaan yg biasa, dgn ketabahan yg tak seberapa dan kecantikan aku pun tak pantas diperhitungkan..

namun bu, aku adh wanita akhir zaman yg punya cita2 menjadi wanita sholehah yg akan brusaha mengabdi pada calon suamiku dan juga padamu calon ibu mertuaku..

aku bukanlah musuhmu yg hendak merebut perhatian dan kasih sayang anakmu, tapi aku akan mnjadi rekanmu unk mmberikan ksh syg pada anakmu dan kelak pada mujahid2ku, calon cucumu ibu..

engkau tak perlu khawatir ibu..
aku gak akan memonopoli perhatian anakmu, justru aku akan menjadikannya lebih taat padamu, karna akan saya katakan padanya bahwa engkaulah yg utama patut mendapat perhatiaanya lalu aku..

aku pun gak akan marah jika engkau membantu mengatur rumah tanggaku, krna sebagai wanita yg baru menikah patutlah aku belajar darimu yg berlimbah pengalaman dan engkau yg lebih tau keinginan anakmu..

halo calon ibu mertuaku..
aku harap kita bisa menjadi rekan yg baij krna pernikahan adh membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu..

butuh banyak kesabarab unk menghadapi banyaknya kjutan2 dr perbedaan antara kami. aku berharap engkau dapat menjadi penasehat jika aku sedang dlm kekhilafan. menjadi pendengar yg setia saat aku ingin berbagi.

Karena sekali lagi aku bukanlah Siti Hajar yg sabar dlm penderitaan :)