Assalamualaikum wr.wb.

Untuk Ayah yg selalu dirahmati Allah.
Ayah yg telah mendidik aku dengan penuh kelembutan.
Ayah dgn kewibawaan nomor satu dikeluarga.
Ayah yg telah menjadi seorang imam untuk aku dan keluarga.

Perkenalkan yah, Dia adalah lelaki..
Seorang lelaki asing yg mencintai aku.
Seorang lelaki yg siap meneruskan tanggung jawab membahagiakan aku.


Ayah, Dia adalah pria serba biasa.
Dia bukanlah keturunan raja maupun ningrat.
Dia bukanlah Yusuf dgn segala keelokan paras dan ketampanannya.

Ayah, Dengan segala keterbatasan yg dia miliki
Percayalah pada niat sucinya
Niatnya untuk menjadi imam terbaik untuk aku
Niatnya untuk memuliakan aku menjadi seorang wanita sesungguhnya
Niatnya untuk memberikan teladan yg baik bagi anak-anak yg lahir dari rahim aku
Cucumu kelak, Ayah..
Dan niatnya untuk menyempurnakan agamanya, Agama aku dan dia.

Dialah pria yg akan terus berusaha memantaskan diri untuk aku
Pria yg selalu berdoa dan bekerja untuk memberi aku rezeki yg halal dan berkah
Pria yg dengan cintanya akan memenuhi nafkah untuk aku

Ayah..
Dia ga akan merebut aku dari sisimu
Sebagai imam, dia akan membimbing aku untuk selalu berbakti padamu dan ibu
Karena engkau adalah pria nomor satu dalam hidup aku
Dan engkau adalah imam sekaligus wali aku..

Ayah..
Dia memohon padamu untuk bersedia jadi gurunya
Seorang guru kehidupan sekaligus seorang teladan
Dia membutuhkan bimbinganmu tuk penuhi janjinya
Janji untuk bahagiakan aku

Ayah...
Izinkan dia menjadi seorang sahabat barumu
Sahabat yg senantiasa berbagi cerita dan merindukan nasihat
Izinkan dia menjadi rivalmu
Rival yg senantiasa terpacu untuk memberikan yg terbaik untuk aku
Izinkan dia menjadi anakmu
Anak yg akan berbakti dan mengabdi padamu



Assalamualaikum...

Insya Allah pagi ini makin berkah ya, buat kamu yg lagi kerja, buat kamu yg udah mulai masuk kuliah, buat kamu yg lagi ada masalah, buat kamu yg lagi sedih, buat kamu yg lagi bahagia...

Pagi ini seperti biasa dengan suasana di luar yg cerah, Alhamdulillah aku itu termasuk orang yg bekerja di dalam ruangan, yang dingin tanpa harus kepanasan, tanpa harus berkeringat.. Tapi aku sangat salut sama orang yg bekerja di luar yg berani kepanasan, yg berani berkeringat, dan sebagainya.. Aku termasuk orang yg dikit-dikit kena panas udah ngeluh, udah ngedumel ini itu, Astaghfirullah.. Ga boleh kaya gitu yaa... Kita harus belajar sama org di luar sana termasuk aku buat ga gampang ngeluh sama panas, ga kebayang panasnya api nereka itu kaya gimana :((

Dan Pagi ini disambut dengan cerita teman kantor aku, sekaligus teman kampus, dia itu udah kaya sahabat sih. Dia lebih tua 1 tahun dari aku, aku lebih terbiasa panggil dia Kaka hihihi. Kadang dia ngeselin, bikin aku sensian, pernah buat mood aku rusak, pokoknya orang yg pernah buat aku kesel. Tapiiiiii, iyaappp dia itu sayang sm aku. Dulu dia deket banget sm aku pas awal masuk kuliah sampe akhirnya kita pernah sempet renggang gara-gara cowo (alesannya ga banget kan). Kita jauh-jauhan dan akhirnya deket lagi, sekarang malah dia 1 kantor sama aku. Namanya Rizki Dwi Puspita. aku biasa panggil dia Ka Kiki.

Jadi tadi pagi dia cerita tentang cowo (pake inisial ga ya hihihi) dia lagi seneng karena cowo itu lagi BBMan sm dia, kasih dia semangat, dan sampe kerja pun dia itu senyum-senyum sendiri..... Ka Kiki itu emang lagi deket sama cowo ini, entahlah akupun ga setuju sama cowo ini. Cowo ini tuh PHP....... Aku suka kesel sama cowo yg begitu... Kalo suka ya bilang, jangan diem-diem tapi BBMan terus kan jadi taruh harapan buat Ka Kiki.... Aku tuh sering ngomelin dia masalah nih cowo tp selalu aja tanggepannya cuma ketawa-ketawa ga jelas.... Rasanya aku tuh pengen banget ngomelin tuh cowo buat ga deket lagi sama Ka Kiki...

Tapi setiap Ka Kiki cerita tentang dia, ada senyum lebar yg membuat dia keliatan lebih bahagiaa. Aku seneng liatnya. Aku jadi ga pengen misahin mereka. Iya aku cuma bisa doain yg terbaik buat Ka Kiki. Semoga apapun yg membuat temen aku bahagia aku bahagia selagi itu masih bernilai positif. Aku bakal support terus....

SEMANGAT BERJUANG KAAAAA......

Kamu punya temen yg kaya gini juga ? share yaaaaa :)))
Assalamualaikum wr.wb,,

hai semuanya pasti kalian pernah mikir kalo kita hidup itu pasti ada yg benci atau ga suka sama hidup kita.. Suka ngomongin ini itu dibelakang kita, suka jelek2in kita.. iya kan ? iya itu sering kita sebut namanya haters. tp sebenernya itu bukan HATERS melainkan SECRET ADMIRER.. ko bisa sih dibilang SECRET ADMIRER ? Jadi gini loh.....

Diluar sana selalu aja ada yang bahas tentang kamu... padahal nih yah kamu itu terus berusaha berbuat baik tp terus aja ada yang bahas tentang kamu... tp kamu harus berpikir positif. berpikir kalo kamu ini baik, mereka itu ga benci sama kamu, tapi mereka suka sama kamu. mengagumi kebaikan kamu. alhasil tiap ketemu orang lain atau temen yang dibahas pasti kamu melulu...

mereka sebenernya ingin jadi kamu tapi ga bisa. karena merasa kalah, akhirnya mereka membentuk kelompok yg sama-sama "mengagumimu" untuk bahas tentang kamu. mungkin iya sakit hati karena kita diomongin di belakang, tp yaudah gapapa, mereka kan sedang bahas tentang keberhasilanmu..

coba bayangin, lebih enakan mana Final Liga Champion atau sekedar liga antar kampung? Kaya gitu perbedaannya, kamu tuh keren tau.. udah just take easy... biarin aja mereke ngomongin kamu yang penting kamu terus berjuang untuk lakukan kebaikan..

pada saat itulah ujian manusia dalam berbuat kebaikan. tidak semua orang bisa menerima kebaikan tersebut dengan penilaian yg tepat.. pilihan ada di tanganmu semua... terus berjuang lakukan kebaikan tanpa peduli mereka yg omongin kamu (karena Ridho Allah tujuanmu) atau berhenti berbuat kebaikan karena takut dibahas lagi (karena Ridho Manusia tujuanmu)

santai aja, aku pun tau ada banyak yg ngomongin aku dibelakang.. banyak temen tuh ya jadi kalo butuh dateng baik banget, kalo udah selesai dia pergi gitu aja dan malah bahas banyak dibelakang aku..


tapi, what is the point ? masi banyak yg lebih penting buat dipikirin daripada mikirin omongan mereka. The show must Go on....

Jadi terus lakukan kebaikan yaaaaaaa ............
Terkadang kita merasa sedih,
saat kita merasakan putus cinta..

Terkadang hati ini perih,
saat kita tau dia tinggalkan kita

Terkadang kita berpikir,
Tak ada lagi seseorang yang dapat menggantikan sosoknya..

Terkadang kita sering merasa takut, Bahwa tak akan bisa kita dapat pengganti seperti dia. Padahal Allah sudah rahasiakan semua itu..

Tapi, ada satu hal yang kita tidak pernah tau, yaitu cintanya Allah terhadap hambaNya..

Terkadang kita sibuk memikirkan cintanya manusia, dan lupa akan cintaNya. Padahal yang memberi rasa cinta kepada manusia, hanyalah sang pemberi cinta. Yaitu Allah SWT.

Janganlah pernah terpuruk akan cinta yang tak kunjung datang.
Janganlah engaku bersedih dengan kepergian seseorang dari hidupmu.
Janganlah engkau buang waktumu hanya untuk merenungi kepergiannya..

Bngkitlah dari keterpurukan cintanya..
Renungkanlah bahwa janji Allah itu pasti..

Jodoh itu rahasia Allah,
Janganlah khawatir. Karena tulang rusukmu gak bakal tertukar...

Seberapa lama kalian menjalani hubungan, Jika tak berjodoh, juga tidak bakal bisa bersatu dalam ikatan suci.

Dan tak kau sangka, Tanpa berjumpa, Langsung dihadapan mata, Bisa jadi itu jodohmu..

Terkadang, dia yang dikejar menjauh. Dan yang tanpa disengaja mendekat.

Sekarang bukan seberapa lama kalian menjalani hubungan, Tapi seberapa yakin kita kepadaNya..
Jika ada yang bertanya hal apa yang membuatku selalu bahagia.
Akan kujawab dengan sederhana..
Aku selalu bahagia, jika kau bahagia..
Dan aku selalu bahagia, dengan segala caramu membuatku jatuh cinta..

Ternyata bahagia tidak harus lahir dari hal-hal yang bernilai mewah..
Bersamamu, hal-hal sederhana pun sanggup menciptakan bahagia..

Jtuh cinta denganmu, menyempurnakan segalaku..
Kau melengkapi hari-hari..
Tanpa kuminta, kau ada dalam suka duka yang kumiliki..

Aku selalu berusaha membahagiakanmu dengan segala cara..
Jika nanti kau temukan aku salah, jangan marahi aku, perbaiki saja aku, lalu ingatlah alasan aku melakukan ini semua..
Sebab untukmu, aku ingin menjadi juara..
Dari siapapun, dan apapun..

Kau harus bahagia dengan bahagia..
Dan ingat, aku mencintaimu di segalanya..
Cinta...

semua orang pasti pernah merasakan jatuh cinta...
entah itu cinta kepada siapapun itu termasuk cinta yang hakiki kepada Sang Pencipta dan pemberi rasa cinta..

Cinta...

cinta yang hadir dengan tiba-tiba
cinta yang bisa hadir pada diri siapa saja, tak pandang remaja, dewasa bahkan anak muda..
cinta itu datang tidak pernah salah, tapi kita yang sering salah membawa cinta itu sendiri..
cinta itu wajar..
cinta itu biasa..
cinta itu hakiki..
karna Allah telah menciptakan hati kita untuk merasakan indahnya cinta..

tapi, kita tak akan pernah merasakan indahnya cinta jika kita menempatkan rasa cinta pada tempat yang salah..
aku sendiri pun tak tau definisi cinta yang sebenernya ?

Cinta itu,
~cinta yang tertarik dengan kecantikan, ketampanan, kesholihan, atau kekayaan?Atau
~seketika membuat hati dan pikiran kita terus memikirkan seseorang dengan penghargaan yang kita buat sendiri?Atau
~membuat diri seolah memiliki kesamaan dengan si doi ? Atau
~mencari cari celah untuk mendapatkan perhatiannya?
~Atau bahkan cinta yang hingga mengorbankan diri sendiri ?

Lantas,"jika wajah yang membuatmu jatuh cinta, bagaimana caramu mencintai Allah yang tak berupa?"
cukuplah wahai hati,
cukuplah engkau mencintainya dalam DIAM,
Diam, diam untuk tdk mengumbar, diam untuk tidak lagi memikirkan, diam untuk mencari cari kabar, dan cukuplah engkau diam-diam mendoakan. Dan biarlah dengan kesendirian ini kita manfaatkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. "Wanita yang baik hanya untuk laki-laki baik, begitupula sebaliknya"

Dan, semakin dewasanya kita, cinta itu tidak untuk diumbar, tapi benar-benar dibuktikan dengan menghalalkan :)
aku tidak mencari yang sempurna..
aku mencari seseorang juga mencari aku untuk teman hidupnya..
aku tidak mencari yang terhebat..
aku mencari seseorang dimana ketika menemukanku, ia tak lagi mencari yg lainnya..

tidak ada manusia yang tercipta dengan sempurna..
kelebihan kekurangan memang telah menjadi satu dalam perangainya..
hakikatnya, mencintai dan dicintai itu ialah permintaan Allah untuk dua hati saling mengisi, untuk saling memahami, dan saling melengkapi.
sebab kesempurnaan, tak ada satupun manusia yang memiliki..

kebahagiaan pun tidak harus selalu diukur dgn kemewahan.
atau dengan segala yang bernilai mahal..
bahagia itu cukup sederhana..
kau menerima cinta, lengkap dengan segala lebih dan kurangnya..
jangan sekalipun meminta kesempurnaan..
sebab manusia tidak akan mampu memberikan..

berusahalah menjadi seseorang yang baik..
jika kau ingin mendapat seseorang yang terbaik..

jodoh itu Allah yg mengaturkan..
tugasku hanyalah menunggu, memperbaiki diri agar bersamamu aku dipantaskan.
dan Allah tak lagi harus meragukan..
Bagiku, kau lebih dari sekedar baik.
Kau itu mencukupkan,
Banyak yg lebih sempurna darimu, tetapi sesempurna apapun, jika itu bukan kau aku tetap memilih tidak.

Bagian yg paling kusuka dari mencintaimu ialah ketika aku juga mengerti, disitu Allah ikut merestui.

Sayang, kau tak sekedar hidup di dalam pikiran dan di dalam hati.
Kau hidup di dalam denyut nadi.
Melukaimu, aku seperti bunuh diri..

Tidak sedikitpun aku menyesal perihal denganmu aku jatuh hati.
Untuk apa aku mencari-cari alasan untuk pergi.
Karena sejak diizinkan Allah mencintaimu, aku berhenti.

Aku hanya memiliki satu hati, dan untukmulah ini kuberi..

Cukup mencintai satu dan itu kau :)

Selamat pagi sayang..
Terima kasih sudah menjadi laki-laki yg paling hebat setelah ayah untukku :)

To: Muhamad Aji Septiawan
jangan pernah bertanya mengapa denganmu aku sanggup jatuh cinta.
karena sampai kapan pun kau tak akan pernah mendengarkan jawabannya.
yang aku tau begini: aku pernah memintamu kepada Allah, dan jika saat ini denganmu aku jatuh hati, kurasa ini jawaban dariNya.

Kita saling menemukan, karena kita saling mencari. Kita saling mencintai, karena Allah merestui.
Jangan lagi mencari jawabannya, karen cinta juga bukan perihal sebual alasan.
Lebih baik kita sama-sama berjuang, agar restu selalu diberikan Allah.

Aku ingin memenangkanmu..
Hari ini, esok hari, dan berulang-ulang hari..
Tak lagi aku ingin mencari.
Karena sejak bersamamu, pencarianku berhenti..

Semoga seorang aku sanggup membuatmu tak lagi ingin mencari..
Semoga seorang aku sanggup membuat bahagiamu lebih bahagia.,,
dan semoga seorang aku juga sanggup melengkapi seluruhmu..

Jangan pernah lupa, jika mencintaimu akan kulakukan dengan selalu :)

To: Muhamad Aji Septiawan
pernikahan itu seperti kematian, ia tidak dapat diprediksi namun wajib hukumnya untuk dipersiapkan. pernikahan itu seperti kematian. tak perlu banyak dibicarakan namun ia akan datang.

seringkali kita fikir pernikahan adalah peristiwa hati. padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban. ini bukan hanya mengenai 2 insan yg saling mencinta yg melakukan akad, melainkan ini adalah peristiwa peradaban yang mengubah demografi manusia.

pernikahan adalah sayap kehidupan, rumah adalah benteng jiwa. jika dirumah kita mendapatkan energi yg memadai, diluar rumah kita akan produktif. Sakinah bukan hanya berarti tenang. melainkan dari kata 'sakan' yg berarti diam/stabil/tetap. maka ia tenang karena stabil, bukan lalai.

sakinah adalah ketenangan yg lahir dari kemantapan hati. Al-Qu'an menjelaskan *kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya *adalah air (mani) sumber stabilitas dan produktivitas.

hakikat pernikahan adalah 'learning by doing'. Islam anjurkan menikah muda agar rasa penasaran itu segera terjawab. Agar setelah rasa penasaran itu terjawab perhatian seseorang akan tercurah dari kebutuhan biologis ke intelektualitas dan spriritualitas.

tak perlu takut akan beban hidup yg mendera, yg dapat dilakukan hanyalah mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun terlahir setelah melewati gelombang2 samudera. Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yg benar tentang cinta. Dorongan unk terus memberi pada yg kita cintai.

Hubungan yg terbina bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spritualdan rasional. Karena keluarga adalah basis terkecil unk membangun peradaban..

Semoga peradaban yg akan kita ciptakan adalah perdaban yg semakin mendekatkan diri kita ke jannahNya :)


Asslamulaikum Wr. Wb.

Halo calon ibu mertuaku..

perkenalkan aku adh wanita biasa dgn kepribadian yg teramat biasa dan dari kalangan keluarga yg biasa saja.

aku bukanlah Khadijah ra, seorang wanita luar biasa dlm sejarah Islam dan teramat mulia..

aku bukanlah Aisyah ra, seorang yg utama dlm ketakwaannya..

bukan pula Fatimah Az Zahra yg sangat utama dlm ketabahannya..

tidak pula Zulaikha yg teramat sangat cantiknya.

Apalagi Al Khansa yg sangat pandai mendidik mujahid-mujahid kecilnya..

tapi, seperti yg aku katakan, aku hanya wanita biasa, dhn ketakwaan yg biasa, dgn ketabahan yg tak seberapa dan kecantikan aku pun tak pantas diperhitungkan..

namun bu, aku adh wanita akhir zaman yg punya cita2 menjadi wanita sholehah yg akan brusaha mengabdi pada calon suamiku dan juga padamu calon ibu mertuaku..

aku bukanlah musuhmu yg hendak merebut perhatian dan kasih sayang anakmu, tapi aku akan mnjadi rekanmu unk mmberikan ksh syg pada anakmu dan kelak pada mujahid2ku, calon cucumu ibu..

engkau tak perlu khawatir ibu..
aku gak akan memonopoli perhatian anakmu, justru aku akan menjadikannya lebih taat padamu, karna akan saya katakan padanya bahwa engkaulah yg utama patut mendapat perhatiaanya lalu aku..

aku pun gak akan marah jika engkau membantu mengatur rumah tanggaku, krna sebagai wanita yg baru menikah patutlah aku belajar darimu yg berlimbah pengalaman dan engkau yg lebih tau keinginan anakmu..

halo calon ibu mertuaku..
aku harap kita bisa menjadi rekan yg baij krna pernikahan adh membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu..

butuh banyak kesabarab unk menghadapi banyaknya kjutan2 dr perbedaan antara kami. aku berharap engkau dapat menjadi penasehat jika aku sedang dlm kekhilafan. menjadi pendengar yg setia saat aku ingin berbagi.

Karena sekali lagi aku bukanlah Siti Hajar yg sabar dlm penderitaan :)


Allah memang tak pernah menjanjikan hidup hamba-Nya untuk slalu mudah tanpa hambatan. Justru, akan selalu ada kelokan, ada jln yg menanjak,ada jalan lurus penuh kerikil dan batu, ada jalan berliku penuh tebaran paku, atau ada jalan bersisikan jurang yang sangat curam.

Tapi, percayalah adanya hambatan tsb bukan unk menghentikan langkah kaki kita. Bukan pula unk mematikan harapan hidup manusia. Namun, semua ada didepan mata unk menambah kewaspadaan, kecermatan, dan kecerdasan dlm menghadapi masalah yg pernah, sedang dan akan hadir. Pada kenyataan yg terasa tak bersahabat, aku bersandar pd takdir hidup yg telah Allah tetapkan. Apapun yg menjadi ketetapanNya adh skenario dan jalan hidup terbaik untukku.

Tak perlu risaukan rintangan apa yg akan terbentang didepan, aku cukup persiapkan diri dan perbanyak doa agar kuat lewati semua.

I will do my best and let Allah do the rest.

Kita ini Cuma numpang dibumi Allah. Sudah dikasih hidup, diksh nafas, diksh jasad, diksh makan, diksh minum, diksh otak dan akal, disediakan kluarga, sahabat, dan saudara, disediakan rumah, diberi ini, diberi itu.

Sudahlah, apa lg yg mau kita tuntut dari Tuhan kita? Apa lg yg mau kita mita dr Allah ? sementara kebutuhanmu sudah tersedia. Percaya saja pada apa2 ketetapan dariNya. Berjalan saja pada rel aturanNya. Dan satu hal yg perlu kita sadari: Allah tdk mungkin menyengsarakan hambaNya.

Kelak akan gagal? Tak perlu khawatir, tak perlu risau, ga ush galau. Msh ada ribuan jalan lain yg bahkan tak kita ketahui keberadaannya. Selama msh ada semangat untuk bangkit, kegagalan bukanlah akhir dr segala. Namun awal dari keberhasilan yg tertangguhkan. Namun hnya perlu unk belajar.

Rupanya berhasil ? bersyukurlah. Mungkin semua adh buah dr kesabaran n keikhlasan yg engkau tanamkan. Mungkin memang sudah saatnya memetik buah dr kerja keras slama ini. Pada kenyataan yg terasa tak bersahabat, aku ucapkan terima kasih karena aku baru mengerti hidup bukan perkara sedikit atau banyak, tapi keberkahan dan ridho Allah atas segala usaha yg kita lakukan sbagai hambaNya.
dulu sy pernah punya komitmen kalau saya tidak akan menikah sebelum lulus kuliah atau sebelum pendidikan selesai, sy selalu mengejar kehidupan dunia sampai akhirnya Allah pun berkehendak lain. ternyata Allah ingin sy tdk memperbanyak dosa sy dengan berpacaran dgn pria yg bukan mahramnya, akhirnya sy bertemu dgn seorang pria yg alhamdulillah sudah mempunyai niat untuk menikahi sy. kami berpacaran sudah setahun, dan akan mempunyai niat untuk mengikuti sunnah Rasullullah untuk menikah. kami masih muda, usia sy tahun ini baru 21 tahun dan usia dia baru 24 tahun. banyak org yg bilang ngapain sih nikah cepet2, kuliah dulu aja selesain nnti kalo udh nikah ribet lagi jd males kuliahnya, kejar dulu ilmunya jodoh kan ga akan kemana, itu buat saya jd down berpikir ulang untuk menikah cepat diusia muda. saya pernah berpikir bener juga mendingan selesain dulu kuliahnya bru deh nikah biar ga ada beban lagi. tapi itu semua salah ternyata, jodoh, rezeki, dan maut itu sudah ketentuan dari Allah. kapan jodoh itu datangpun itu semua kehendak Allah. dan Allah udh kasih kita jodoh dengan cara mmberikan pria yg sudah punya niat untuk menikahi kita, dan sudah membawa org tuanya ke rumah kita. dan saya bangga sm pria itu, dia membuktikan ke org tua sy kalau dia benar2 serius dengan hubungan ini. dia itu seorang guru olahraga, belum menjadi PNS tp dia sudah berani untuk menikahi wanita seperti saya ? saya kagum, karena dia tidak menunggu sukses untuk menikahi wanita yg dicintainya. dia pernah bilang sama sy rezeki itu sudah ada yg atur, jgn pernah takut, yg penting aku udah mau mengikuti sunah Rasullullah untuk nikah sama kamu. kata2 itu yg selalu sy ingat, dan buat kalian sy pengen kasih pencerahan untuk kalian semua, semoga bermanfaat :)



Menikah diwaktu muda mungkin ada sebagian orang yang menafikan tentang keindahan dan kenikmatan yang dirasakan bagi pasangan tersebut. Banyak hal miring yang dilontarkan oleh beberapa orang untuk menggunjingkan pemuda yang berani menikah, sedangkan umurnya masih muda. Ada yang beranggapan bahwa masa muda adalah masa untuk senang-senang, masa untuk mewujudkan mimpi, masa bebas untuk berbuat sekehendak hati dll. 

Anggapan tersebut ternyata tidak semuanya benar. Adakalanya masa muda adalah masa yang kritis dan berbahaya sekaligus rentan. Jika saja sang pemuda tidak pandai membentengi diri, niscaya akan banyak dari mereka yang terjerumus kelembah kemaksiatan. Perzinahan, pemerkosaan, pembunuhan dll. Itu semua akibat lemahnya iman yang ada pada diri pemuda.

Oleh karenanya Rasulullah SAW memerintahkan bagi mereka yang ‘mampu’ untuk segera menikah:


“Wahai kaum muda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” Shahiih al-Bukhari

Ini ulasan tentang indahnya, nikmatnya nikah, dan sekaligus sangkalan atau bantahan bagi mereka yang belum berani menikah diusia muda:

1. Ada yang mengatakan bahwa nikah di usia muda dapat membebani seorang pemuda dalam mencari nafkah untuk anak dan istrinya. 

Hal ini tidak selamanya benar, dan tidak perlu merasa ketakutan akan kekurangan rezeki. Sesungguhnya jika kita menyadari dan yakin dengan sepenuhnya, menikah itu membawa keberkahan dan kebaikan bagi suami dan istri. Menikah atas dasar lillahita’ala demi menjaga hati dan diri agar tidak terjerumus dalam kenistaan, berarti orang tersebut telah menjalankan apa yang Rasulullah perintahkan sesuai dengan hadits diatas.

Jika engkau menjalani nikah, maka Allah akan memudahkan rizki untuk dirimu dan anak-anakmu. Allah Ta'ala berfirman,

Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka.” (QS. Al An'am: 151


2. Nikah di usia muda akan membuat lalai dalam menuntut ilmu dan menyulitkan dalam belajar

Alasan kedua ini juga tidak benar. Siapa bilang menikah muda menghambat kita dalam mencari ilmu? Siapa bilang nikah menyulitkan kita dalam belajar? Yang berani mengatakan demikian, pasti mereka ini belum merasakan nikmatnya belajar sambil bercanda ria dengan pasangan yang halal. Benarkah?

Sungguh salah sekali jika menikah itu menghambat karir kita, malahan justru sebaliknya. Menikah muda yang diiringi dengan mengejar karir itu memiliki keistimewaan tersendiri. Jika kita segera menikah, maka akan lebih mudah untuk mendapat ketenangan jiwa dan mendapatkan penyejuk hati karena anak maupun istri. Bahkan istri tersebut dapat lebih menolong kita untuk mendapatkan ilmu. Jika jiwa dan pikiran telah tenang karena istri dan anak, maka kita akan semakin mudah untuk mendapatkan ilmu.

Adapun seseorang yang belum menikah, maka pada hakikatnya dirinya terus terhalangi untuk mendapatkan ilmu. Jika pikiran dan jiwa masih terus merasakan was-was, maka ia pun sulit mendapatkan ilmu. Namun jika ia bersegera menikah, lalu jiwanya tenang, maka ini akan lebih akan menolongnya. Inilah yang memudahkan seseorang dalam belajar dan tidak seperti yang dinyatakan oleh segelintir orang.

Ketahuilah bahwa Allah sendiri telah berjanji untuk senantiasa menolong orang yang berani menyempurnakan sunah Rasulullah SAW tersebut. Dalam hadits dikatakan:

“Ada tiga golongan yang pasti akan ditolong oleh Allah SWT. Yaitu:

1, Orang yang menikah karena menjaga kehormatannya
2. Budak yang mengadakan perjanjian dengan tuannya untuk memerdekakan dirinya dengan bayaran tebusan tertentu
3. Orang yang berperang dijalan Allah.

Menikah adalah ketetapan Allah untuk manusia yang seharusnya kita jalani, bukan semata-mata khayalan. Menikah termasuk salah satu pintu mendatangkan kebaikan bagi siapa yang benar niatnya. Dan dengan segera menikah kita akan semakin mudah mendapatkan kebaikan dan keberkahan.